Beberapa Penipuan Saat Membeli Kamera
Sudah terlalu sering
saya membaca/mendengar cerita orang yang kecewa setelah membeli kamera, karena
ternyata apa yang didapat tidak sesuai dengan apa yang
diinginkan/dibayar/dijanjikan. Modus sih ada bermacam-macam;
beberapa jelas-jelas berupa penipuan, dan beberapa lagi menggunakan metode yang
“halus” yang secara teknis/legal tidak tergolong penipuan, tapi tetap merugikan
pembeli.
Hal yang sering saya dengar adalah:
o
(Jika Anda mencari Canon) Menawarkan Canon “versi Amerika” atau
“versi Jepang”, dengan dalih versi mereka lebih bagus. Tidak salah sih, Canon
memang punya nama khusus untuk produk mereka yang dijual di
Amerika (seri Rebel) dan Jepang (seri Kiss). TAPI, bukan berarti produknya
lebih bagus. Dan, yang jelas, produk ini bukan produk distributor resmi, dan
karena itu garansinya tidak mungkin garansi resmi.
o
Menawarkan kamera merk dan seri lain, yang dipuji-puji sebagai
lebih bagus daripada kamera yang ingin Anda beli. Karena itu, harganya juga dipasang
lebih mahal. Padahal, kamera tersebut serinya lebih rendah dan harganya lebih
murah. Metode ini biasanya didukung dengan mencoba memotret dengan dua kamera
tersebut dan membandingkan hasilnya. Hanya saja, sebelumnya kameranya sudah
disetting sedemikian rupa sehingga kamera yang Anda incar terlihat lebih jelek.
Selain itu, mereka juga suka menawarkan paketan dengan
aksesoris, yang dijual dengan harga jauh lebih mahal dibanding harga pasaran.
Hati-hati, karena Anda baru saja mengeluarkan uang jutaan untuk membeli kamera,
aksesoris seharga ratusan ribu bisa terlihat murah dan Anda memutuskan untuk
membeli. Padahal, harga di luar jauh lebih murah.

Komentar
Posting Komentar