Pencengahan Agar Tidak Tertipu Saat Membeli Kamera


Agar Anda tidak tertipu, pastikan hal-hal berikut ini:
1.      Pertama-tama dan yang utama, pastikan Anda membeli di toko yang terpercaya. Jika tokonya sudah terpercaya, 90% aman. Lho, yang 10% lagi bagaimana, sudah terpercaya masa masih 10% tidak aman? Yang 10% lagi untuk mengantisipasi jika Anda dilayani oleh pegawai yang kurang paham tentang kamera, atau salah baca keterangan, atau dengan tulus menyarankan beberapa hal kepada Anda yang sebenarnya tidak Anda inginkan.
2.      Pahami dunia per-kamera-an. Termasuk alternatif-alternatif dari kamera yang Anda inginkan. Seorang penjaga toko mungkin menyarankan Anda untuk membeli D3200 alih-alih D3100, karena ia secara tulus beranggapan bahwa seri terbaru selalu lebih baik. Tapi, jika Anda mengetahui perbedaan D3200 dibanding D3100, Anda bisa memutuskan sendiri dengan yakin mana yang terbaik bagi Anda. (Bukan berarti penjaga toko itu salah, tapi kan D3200 juga lebih mahal :D)
3.      Pahami aksesoris kamera, dan alternatif-alternatifnya. Jika Anda ditawari paket kamera + tas dengan menambah 100ribu, apakah Anda ambil? Tergantung apakah tas kameranya kualitasnya cukup bagus (kalau ada resiko talinya putus dan kamera jatuh, saya sih dikasih gratis juga ogah!), apakah cukup besar untuk kebutuhan Anda (percuma beli murah sekarang kalau 2 bulan lagi juga harus beli baru karena yang lama kurang besar), apakah cocok/enak dipakai, dsb. Begitu juga dengan filter dan alat-alat pembersih kamera. Paket memang lebih murah dibanding beli satuan, tapi kalau ujung-ujungnya tidak terpakai kan jadi mubazir juga.

4.      Pahami per-garansi-an. Nikon distributor resminya adalah Alta Nikindo, Canon adalah DataScript, Olympus adalah OCCI. Pelajari bentuk kartu garansi kamera yang akan Anda beli, agar tidak tertipu garansi asli-padahal-palsu. (Walaupun kalau beli di toko yang terpercaya sih sebenarnya resiko ini sudah amat-sangat kecil.)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbandingan cahaya alami atau buatan