Tips memotret bunga
Bunga
memang memiliki keindahan luar biasa. Baik bentuk maupun warnanya memiliki
detail yang menarik untuk diabadikan. Memotret bunga pada dasarnya tidak
terlalu sulit dan tidak membutuhkan waktu yang lama, selain itu anda juga bisa melakukannya
didalam rumah. Namun ada beberapa peralatan yang perlu disiapkan antara lain
Kamera SLR, tripod, Flash dan juga lensa makro. Memotret bunga memang sesuatu
yang sederhana namun bisa menghasilkan karya yang layak untuk kita banggakan.
Berikut adalah beberapa tips dalam memotret bunga:
1.
Gunakan jendela sebagai sumber cahaya
Sinar matahari yang masuk melalui jendela merupakan sumber cahaya alami yang sangat baik karena telah terdifusi terlebih dahulu. Kita bisa meletakkan meja menghadap jendela, namun posisi fotografer tidak menghadap jendela tapi berada disamping jendela. Jika muncul bayangan keras kita bisa menyiasatinya dengan diffuser atau reflektor. Pada umumnya jenis cahaya yang digunakan adalah jenis cahaya tidak langsung, lembut dan merata. Sebagai background kita bisa menggunakan karton yang diletakkan dibawah bunga sampai dengan bagian belakang bunga.
Sinar matahari yang masuk melalui jendela merupakan sumber cahaya alami yang sangat baik karena telah terdifusi terlebih dahulu. Kita bisa meletakkan meja menghadap jendela, namun posisi fotografer tidak menghadap jendela tapi berada disamping jendela. Jika muncul bayangan keras kita bisa menyiasatinya dengan diffuser atau reflektor. Pada umumnya jenis cahaya yang digunakan adalah jenis cahaya tidak langsung, lembut dan merata. Sebagai background kita bisa menggunakan karton yang diletakkan dibawah bunga sampai dengan bagian belakang bunga.
2.
Tentukan bukaan aperture
Gunakan berbagai macam variasi bukaan aperture. Untuk menghasilkan gambar yang menarik tentu tidak hanya menggunakan bukaan aperture lebar, karena bukaan aperture kecilpun bisa asalkan komposisinya menarik. Aturlah nilai aperture sesuai daerah yang ingin anda buat fokus.
Gunakan berbagai macam variasi bukaan aperture. Untuk menghasilkan gambar yang menarik tentu tidak hanya menggunakan bukaan aperture lebar, karena bukaan aperture kecilpun bisa asalkan komposisinya menarik. Aturlah nilai aperture sesuai daerah yang ingin anda buat fokus.
3.
Lakukan eksperimen
Mungkin 1 atau 2x percobaan yang kita lakukan belum bisa menghasilkan gambar yang menarik, cobalah untuk bereksperimen dengan sudut pandang dan pencahayaanhingga mendapatkan gambar yang menarik. Kita juga bisa mengubah posisi bunga serta melakukan close up untuk komposisi fill in frame yang baik.
Mungkin 1 atau 2x percobaan yang kita lakukan belum bisa menghasilkan gambar yang menarik, cobalah untuk bereksperimen dengan sudut pandang dan pencahayaanhingga mendapatkan gambar yang menarik. Kita juga bisa mengubah posisi bunga serta melakukan close up untuk komposisi fill in frame yang baik.
4.
Cipratkan air
Air mampu memperkuat kesan segar, selain juga mampu merefleksikan area sekitar.
Air mampu memperkuat kesan segar, selain juga mampu merefleksikan area sekitar.
5.
Pilih bunga terbaik
Pilihlah bunga yang menarik baik dari segi warna maupun bentuknya saat membeli. Atau mungkin anda menanam sendiri dipekarangan rumah, pilihlah yang terbaik. Jangan memilih bunga dengan kelopak patah atau berwarna kehitaman akibat infeksi jamur atau bekas gigitan serangga.
Pilihlah bunga yang menarik baik dari segi warna maupun bentuknya saat membeli. Atau mungkin anda menanam sendiri dipekarangan rumah, pilihlah yang terbaik. Jangan memilih bunga dengan kelopak patah atau berwarna kehitaman akibat infeksi jamur atau bekas gigitan serangga.

Komentar
Posting Komentar